Merasa insecure itu normal, karena kita sebagai manusia suka membandingkan diri sendiri dengan orang lain.
Bahkan orang yang percaya diri juga terkadang suka melakukannya.
Sayangnya kebiasaan itu dapat merampas kebahagiaan dan kedamaian dari dalam diri sendiri jika kita biarkan.
Karena itu, kita perlu melatih "Penerimaan Diri" (self-acceptance) untuk mencegah dan mengatasinya.
Pengertian Penerimaan Diri:
Menurut Arlo Laibowitz, Penerimaan diri itu:
- Kesadaran akan kekuatan dan kelemahan diri sendiri.
- Penilaian realistis atas bakat, kemampuan, dan nilai kamu.
- Perasaan puas terhadap diri sendiri, terlepas dari kekurangan dan terlepas dari pilihan masa lalu.
Manfaat Penerimaan Diri:
- Mood yang lebih baik.
- Mengurangi: depresi, people-pleasing, rasa takut gagal, dan kritik diri.
- Peningkatan: emosi positif, kemandirian, rasa kebebasan, dan harga diri.
lalu bagaimana cara melatih nya?
let's see
1. Sadar diri dan tetapkan niat.
Sadari dan terima semua pikiran, perasaan, dan rasa sakit kamu sepenuhnya. Lalu sadari kalo semua itu bukan penentu siapa diri kamu.
2. Latihan bersyukur.
Setiap hari, tulislah 5 hal yang bisa kamu syukuri di buku atau catatan harian kamu untuk membiasakan fokus pada yang positif.
3. Kembangan keahlian kamu.
Cari tau apa saja yang kamu pandai dan suka lakukan, lalu teruslah kembangkan keahlian tersebut agar semakin percaya diri.
4. Maafkan diri sendiri.
Manusia gak ada yang sempurna. Kita semua pernah membuat kesalahan dan akan terus melakukannya. Itu diperlukan agar kita dapat belajar dan bertumbuh jadi lebih baik lagi.
5. Rutin melakukan meditasi.
Meditasi harian dapat melatih kesadaran kamu untuk mencegah kebiasaan Self-talk negatif.
6. Cari support system.
Carilah lingkungan yang positif dan berkualitas. Kelilingi dirimu dengan orang yang percayai kamu dan menerima kamu apa adanya.
Komentar
Posting Komentar