P.A.U.S.E

 Kekhawatiran berlebih dan kecemasan dapat menciptakan perasaan tertekan yang luar biasa. Samantha Bennett, Terapis Psikologis yang berpengalaman di Craigie Partnership, menguraikan strategi untuk membantu mengatasi kecemasan dan kekhawatiran, menggunakan teknik P.A.U.S.E-nya.

P.A.U.S.E atau akronim dari:

P-Pause

A- And breathe

U-Understand

S-Stop blaming

E-Engage

adalah teknik yang dapat kita gunakan saat kita merasa khawatir atau cemas. Langkah-langkah ini mendorong kita untuk terlibat dalam tindakan positif untuk mengelola kekhawatiran dan kecemasan alih-alih terjebak dalam lingkaran setan perasaan tersebut

P-Pause (Jeda)

Beri jeda kapan pun kamu merasa khawatir atau cemas.

A- And Breathe (Dan Bernapaslah)

Sekarang setelah kamu berhenti, tarik dan hembuskan napas dalam-dalam beberapa kali. Bernapaslah dengan lambat yang terasa nyaman bagimu. Berkonsentrasilah pada tubuh dan sensasi yang kamu rasakan pada tubuhmu. Bernapaslah seperti ini selama beberapa saat.

U - Understand (Pahami)

Pahami bahwa kekhawatiran adalah bagian dari respons alami otak. Otak kita berusaha melindungi kita dari situasi pemicu kecemasan dan potensi bahayanya. Otak kita memiliki pendekatan "lebih baik aman daripada menyesal' untuk kelangsungan hidup kita. Khawatir membuat kita tetap fokus pada bahaya sehingga kita tetap aman. Ketika kita hanya fokus pada ancaman, kita tidak dapat melihat gambaran yang lebih besar. Ini dapat menciptakan lebih banyak kecemasan dan membuat kita semakin khawatir.

S-Stop Blaming (Berhenti Menyalahkan)

Mari berhenti menyalahkan diri sendiri. Ketika kita mengkritik diri sendiri dan menyalahkan diri sendiri, kita cenderung tidak melihat solusi dan bereaksi secara positif terhadap situasi yang memicu kecemasan. Kamu mungkin berkata pada diri sendiri "berhenti khawatir atau mungkin orang lain berkata kepadamu. *Jangan khawatir tentang itu, itu tidak perlu dikhawatirkan'. Mereka mungkin bermaksud baik tetapi itu tidak membantu. mereka membuatnya lebih buruk karena kamu tidak bisa berhenti khawatir dengan mengatakan pada diri sendiri untuk berhenti khawatir. Kita dirancang untuk khawatir ketika kita melihat bahaya. Ini bukan salahmu. Daripada menyalahkan diri sendiri karena khawatir atau tidak bisa berhenti khawatir, mari berlatih bersikap baik pada diri sendiri.

E-Engage (Terlibat)

Terlibat dalam tindakan positif untuk membuat segalanya lebih baik. Pertimbangkan untuk mengurangi perilaku apa pun yang tidak membantumu dan pikirkan untuk meningkatkan perilaku untuk membantumu mengatasi situasi yang memicu kecemasan..

Terlibat dalam tindakan positif dapat mencakup:

✓ "Worry Time". Sisihkan waktu setiap hari selama sekitar 20 menit untuk memungkinkanmu mengatasi beberapa pikiranmu yang paling mengkhawatirkan. Cobalah untuk menahan waktu khawatirmu menjadi sekali sehari dan hanya selama 20 menit.

✓ Penerimaan atas apa yang tidak bisa kita kendalikan. Berlatihlah menerima dan melepaskan pikiran-pikiran yang mengkhawatirkan yang tidak dapat kamu kendalikan. Ketika kamu menyadari dirimu khawatir, alihkan perhatianmu dengan perilaku yang kamu anggap bermanfaat. Pusatkan perhatianmu hanya untuk apa pun yang kamu lakukan pada saat ini sepenuhnya. Jika kekhawatiranmu mengalihkan perhatianmu dari apa yang kamu lakukan, kembalilah melalui langkah- langkah P.AU.S.E. Ambil beberapa napas untuk membawa kesadaranmu ke tubuhmu, melepaskan pikiran cemasmu. Tunda kekhawatiranmu dengan. memberi tahu otakmu bahwa kamu akan mengkhawatirkannya nanti di "Worry Time"

Kamu mungkin masih mengalami kecemasan tetapi mudah-mudahan cukup berkurang. Berbaik hatilah pada diri sendiri, karena memang butuh Latihan terus menerus untuk mengelola perasaan diri sendiri. Tidak apa-apa. Ulangi langkah P.A.U.S.E setiap kali kamu merasa khawatir atau cemas.

Komentar